H. Andika Hazrumy pada saat menjadi inspektur upacara hari kesadaran nasional dan bulan K3 yang berlangsung di Lapangan


Serang. Pencanangan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 ini dapat diterapkan di setiap instansi pemerintah dan swasta. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy pada saat menjadi inspektur upacara hari kesadaran nasional dan bulan K3 yang berlangsung di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Pemprov Banten KP3B Curug Kota Serang. Kamis (17/01/2019).

Dalam kaitan penguatan bulan K3 ini Wagub Banten mengatakan sangat memberikan kontribusi terhadap keberhasilan ataupun stabilisasi ekonomi di daerah. “ Saya berharap kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Banten untuk bisa menerapkan bersama – sama demi meningkatkan kualitas kinerja dari ASN Provinsi Banten “ harap Andika.

Mengenai data kepatuhan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja yang ada di Provinsi Banten, Andika menyebutkan ada 115 perusahaan yang telah berhasil mengaplikasikan keselamatan dan kesehatan kerja menjadi zero accident. “ Ini merupakan langkah yang baik untuk dapat meningkatkan kualitas penguatan dalam perusahaan tersebut dan dalam upaya melindungi para pekerja yang ada di Provinsi Banten “ jelas Andika.

Selanjutnya mengenai hari kesadaran nasional Wagub Banten mengajak kepada seluruh ASN Provinsi Banten untuk dapat dijadikan momentum introspeksi diri dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. “ Kesadaran, kemampuan, dan tanggung jawab muncul dari diri kita sendiri walaupun pimpinan telah memberikan aturan yang ketat “ ujar Wagub Banten.

Sementara itu terkait penanganan bencana tsunami yang terjadi di Kab. Serang dan Kab. Pandeglang, Wakil Gubernur Banten mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tinggi nya kepada seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi Banten yang telah berjibaku membantu korban tsunami. “ Pemprov Banten dari awal kejadian langsung mem – backup Pemkab Serang dan Pemkab Pandeglang bahkan Pemprov Banten langsung menurunkan alat – alat berat untuk membersihkan jalan – jalan yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan “ ungkap Andika.

Andika menyebut kemarin pada hari Rabu (16/01/2019) dirinya bersama Gubernur Banten telah memberikan ribuan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak-anak sekolah mulai dari tingkat SMK, SMA, SMP dan SD yang menjadi korban bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang. Bantuan diberikan di dua tempat berbeda yakni SMA Negeri 3 Pandeglang, Kecamatan Labuan dan di Kantor Kecamatan Panimbang.

Selain itu Andika mengungkapkan bahwa Pemprov Banten akan menyiapkan hunian tetap sebanyak 700 rumah bagi korban tsunami yang kehilangan tempat tinggal.

Hadir dalam upacara tersebut Pj. Sekretaris Daerah Banten Ino S. Rawita, para staf ahli gubernur, para asisten daerah, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten serta para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

 

Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan