Gubernur Membuka Diklat CPNS

Gubernur Membuka Diklat CPNS

Pandeglang. Kalian sengaja dimasukkan ke dalam diklatsar ini agar menjadi seorang PNS yang baik. Demikian harapan Gubernur Banten H. Wahidin Halim pada saat memberikan arahan pada pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Provinsi Banten Tahun 2019 bertempat di Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten Kab. Pandeglang. Senin (15/07/2019).

“ Jangan terjadi inkonsistensi antara kemauan serta cita – cita begitu mendapatkan kesempatan jangan lupakan komitmen “ sambung Wahidin. ASN menurut Gubernur Banten harus punya semangat kebangsaan dan nasionalisme karena ASN merupakan bagian dari elemen NKRI. Berikutnya Wahidin menyebut bahwa dimanapun ASN ditempatkan harus tampil di garda terdepan dalam rangka memperjuangkan bangsa. “ Bagi ASN, Pancasila adalah harga mati tidak ada ideologi yang lain “ tegas Gubernur Banten dihadapan 240 peserta diklatsar CPNS.

Lebih lanjut Wahidin menceritakan perjalanan karir dirinya yang dimulai dari menjadi Kepala Desa di Pinang hingga menjadi Gubernur Banten. “ Itulah perjalanan seorang anak manusia yang diluar kehendak kita tetapi Allah mentakdirkan kita “ ujar Gubernur Banten sembari membagi pengalaman serta perjalanan hidupnya. Wahidin menyebut syarat untuk menjadi sukses yaitu komitmen, konsisten, tekun dan ulet.

Gubernur Banten pun berpesan kepada para peserta apa yang selama ini diperoleh harus disyukuri bukan hanya sekedar mengucap Alhamdulillah tetapi dalam keseharian harus bekerja dengan baik sehingga mendatangkan keberkahan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selanjutnya Wahidin menegaskan bahwa pendidikan itu penting karena tanpa pendidikan kita akan tertinggal jauh. “ Karena dengan pendidikan menjadikan manusia berkualitas, mampu berkompetisi, serta memiliki peradaban yang bagus “ jelasnya. Lebih lanjut Wahidin mengungkapkan membangun fasilitas pendidikan, meningkatkan kesejahteraan guru dan itu merupakan bentuk dari kehadiran pemerintah dan dirinya melaksanakan pendidikan gratis untuk tingkat SMA/SMK Negeri di Provinsi Banten.

Pada kesempatan itu juga Gubernur Banten mengungkapkan bahwa ada reformasi birokrasi serta open bidding yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Gubernur pun membuka kesempatan kepada masyarakat di luar Pemprov Banten untuk mengikuti nya. “ Boleh orang lain bahkan pihak swasta pun silakan bersaing. Kita buka ruang – ruang itu untuk masyarakat  karena kita butuhkan orang yang mau mengabdikan diri dan waktunya untuk Banten “ ungkapnya.

Sport Center juga akan dibangun oleh Pemprov Banten supaya masyarakat Banten bisa melakukan aktivitas olahraga di tempat tersebut. Selain itu juga Pemprov Banten membantu terbentuknya Fakultas Kedokteran yang ada di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. “ Kita tidak boleh tertinggal dari daerah lain. Kita tinggalkan masa lalu dan kita harus bisa bersaing dengan daerah lain “ tegas Gubernur Banten.

Dalam kesempatan yang sama Wahidin Halim menjelaskan tentang revolusi industri 4.0. “ Kalau kita tidak mengikuti perkembangan revolusi tersebut maka kita akan tertinggal tetapi penggunaan teknologi tersebut harus positif kalau tidak bijak menggunakannya maka akan mendatangkan musibah pada diri kita “ pesan Wahidin.

Sebelumnya Kepala BPSDMD Provinsi Banten Endrawati melaporkan bahwa peserta diklatsar cpns golongan III angkatan IV  ini berjumlah 240 orang yang terbagi dalam 6 (enam) angkatan terdiri dari angkatan 17 dari Pemkot Tangerang sebanyak 40 orang, angkatan 18 dari Pemkot Tangerang sebanyak 40 orang, angkatan 19 dari Pemkab Lebak sebanyak 40 orang, angkatan 20 dari Pemkab Lebak sebanyak 40 orang, angkatan 21 dari Pemkot Serang sejumlah 40 orang, serta angkatan 22 dari Pemkab Pandeglang sebanyak 40 orang.


Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again